Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard Pada PT. Tiga Berlian, Candi Jabung, Paiton, Kabupaten Probolinggo

  • Sigit Hermanto Universitas Panca Marga
  • Yustina Suhandini Tj. Universitas Panca Marga
  • Tri Prihatiningsih Universitas Panca Marga
Keywords: Balanced Scorecard (BSC), Kinerja, Analytical Hierarcy Process, Pengukuran Perspektif

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang terpenting bagi perusahaan. Hal tersebut dikarenakan dengan pengukuran kinerja dapat dipergunakan sebagai dasar pertimbangan tingkat keberhasilan perusahaan dan juga untuk menyusun sistem imbalan dalam perusahaan. Pengukuran kinerja ini lebih menitikberatkan pada aspek keuangan, sehingga suatu PT. Tiga Berlian (pabrik tahu) dinilai baik jika labanya tinggi dan likuiditasnya baik.

Penelitian ini dilaksanakan bekerja sama dengan PT. Tiga Berlian, Candi Jabung, Paiton, Kabupaten Probolinggo, dalam menentukan kinerja karyawan diperlukan penerapan metode Balanced  Scorecard (BSC) dan bobot tingkat kepentingan masing-masing perspektif di hitung dengan menggunakan metode (AHP) Analytical Hierarcy Process.

Setelah dilakukan analisis dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa Pengukuran Perspektif keuangan ada beberapa seperti Perhitungan Key Performance Indicator (KPI) pada return of equity tahun 2018 mencapai 9,11% berada di skor 1 dan tergolong buruk. Perhitungan key performance indicator (KPI) pada profit margin tahun 2018 mencapai 43,75% beradi di skor 1 tergolong buruk dan perspektif dan pertumbuhan skor terbobot pada tingkat perolehan pelanggan 2018 mencapai 0,62% berada di skor 3 tergolong baik. Pada tingkat kepuasan pelanggan 2018 mencapai 0,0018% berada di skor 3 tergolong baik. Manajemen perlu memberikan perhatian penuh terhadap Key Performance Indicator (KPI) yang memacu kinerja sehingga kedepan lebih baik.

Published
2022-06-07